Tikus Teler Setelah Mengerat Dedaunan

Artikel44 Views
banner 468x60

Kepahiang,www.jejakdaerah.com – Cerita ini di kutip dari suatu peristiwa di Luar Negeri, namun ada pembelajaran yang dapat kita petik dari cerita dibawah ini.

Seekor Tikus ditemukan Teler setelah memakan Daun Ganja dan Harus Menjalani Rehabilitasi 09/10/2021.

banner 336x280

Tikus memang selalu menjadi hewan yang suka memakan tanaman yang ditanam oleh manusia, maka tak heran hewan pengerat yang satu ini selalu menjadi musuh para petani.

Hampir setiap tanaman dan buah yang ada di kebun dan ladang menjadi kesukaan tikus, alhasil hewan ini selalu diburu untuk dimusnahkan.

Tapi apa jadinya jika tikus ternyata salah memakan tanaman? Hal itu terjadi pada seekor tikus di Kanada, hewan pengerat ini justru memakan tanaman ganja yang ditanam di sebuah kebun, dan alhasil tikus itu pun pingsan di tempat.

Seorang pria asal New Brunswick, Kanada, Colin Sullivan menemukan seekor tikus yang ‘teler’ setelah memakan tanaman ganja nya, dan dia memilih menyelamatkannya, alih-alih membiarkannya mati.

Dilansir dari Daily Mail.co.uk, Colin menemukan seekor tikus terkapar saat itu tengah memetik daun ganja di kebunnya. Pekan lalu, hewan pengerat ini kepergok mengkrikiti daun ganja itu selama 2 hari berturut-turut.

Foto yang diunggahnya di Facebook pada 3 September 2020 menunjukkan si tikus tak sadarkan diri di tengah tumpukan daun.

Alih-alih dibiarkan mati, Colin justru mengambil si tikus dan memasukkannya dalam kandang. Sejak itulah ia memulai ‘program rehabilitasi’ agar si tikus sembuh dari kecanduannya.

“Saya akan membiarkannya tidur saat ini. Namun, saat ia bangun, ia akan dilatih keras,” tulisnya.

Dua hari kemudian, Colin memperbarui unggahan soal kondisi si tikus. Jadi, hewan pengerat itu mengalami sakit perut hebat karena kebanyakan makan daun ganja sebelumnya. Colin pun mulai ‘menyapihnya’ dari daun ganja dengan memberikan hanya 1 helai berukuran sedang per hari.

Ternyata, si tikus mampu menyesuaikan diri dengan baik. Tiga hari kemudian, Colin membagikan kabar baik. Hewan pengerat itu berhasil sembuh dari kecanduannya dan siap dilepaskan ke luar.

“Setelah pertempuran berat dan panjang melawan kecanduan, tikus kecil ini telah merampungkan perjuangannya. Ia siap untuk dilepaskan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, ganja telah dilegalkan untuk penggunaan rekreasi di New Brunswick setelah undang-undangnya disahkan pada 17 Oktober. Mereka yang menggunakan, membeli, menanam, atau memilikinya untuk penggunaan rekreasi berusia minimal 19 tahun.

Namun, ganja itu tak boleh dikonsumsi di tempat umum atau di dalam kendaraan bermotor.

Nah, ternyata bukan hanya manusia yang bisa teler akibat mengkonsumsi daun bernama latin cannabis sativa ini, ternyata hewan juga bisa mengalami gejala serupa. Ada-ada saja ya! Jangan ditiru ya.

(cps Rel/Darul Qutni)

 

 

 

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *